Tinjau Cetak Lahan 800 Ha, Aster Kasad Tanam Padi di Merauke

MERAUKE | AcehNews.net – Meninjau cetak lahan 800 hektar (ha), Asisten Teritorial Kepala Staf Angkatan Darat (Aster Kasad) Mayjen TNI Bhakti Agus Fadjari didampingi Danrem 174/Anim Ti Waninggap Brigjen TNI R. Agus Abdurrauf, S.I.P.,M.Tr. (Han) dan Wakil Bupati Merauke, Sularso, SE menanam padi di Kampung Sumber Harapan SP 3 Distrik Tanah Miring, Merauke, Papua, Jumat lalu (15/11/19).

Tanam perdana dengan sistim Gogo Rancah itu dilaksanakan Dinas tanaman pangan hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Merauke bekerjasama dengan TNI AD Khususnya korem 174/ATW.

Sistim Gogo Rancah yaitu menanam dilahan kering dengan mengejik tanah dan memasukan bibit dalam lubang dan nantinya akan tumbuh dalam waktu satu bulan pertama dilahan kering dengan harapan bulan berikutnya sudah turun hujan dan padi tersebut akan tumbuh seperti tanaman padi layaknya seperti biasa. Sehingga nantinya dalam penanaman padi bisa dua sampai tiga kali dalam setahun.

“Saya ingin memastikan 800 ha cetak sawah selesai (yang dikerjakan TNI, red). Dan sudah diserahterimakan ke dinas tanaman pangan, 200 ha sudah dalam penyelesaian. Adanya cetak sawah ini, harapan kita bisa jadi swasembada pangan. Tak hanya padi, ada komoditas lain seperti jagung, kedelai, hortikultura dan produk pertanian lainnya ,” tutur Aster Kasad Mayjen TNI Bhakti Agus Fadjari disela-sela kegiatan tanam.

Demi Keberlanjutan luas tambah tanam, Dia berpesan kepada petani agar memanfaatkan dan memelihara dengan baik sehingga dirasakan kemanfaatannya. Khusus kampung sumber harapan seluas 150 Ha yang dicetak, sebagian di kampung Kaliki dan lainnya.

Aster Kasad menyarankan pemerintah pusat dan kabupaten terus mendukung kebutuhan petani. Apalagi Dia sempat bertemu perwakilan Duta besar dari PNG yang sudah menemui Pemkab Merauke menindaklanjuti kesepakatan ekspor beras beras ke PNG.

Ada persyaratan-persyaratan yang harus dipenuhi untuk mengekspor terutama kualitas beras dari hasil yang melimpah di Merauke. Dalam pemasaran beras, semua pihak harus bersinegri.

“Merauke ini luarbiasa. Ada stok 50 ribu ton beras Merauke siap digunakan kemana saja. Ekspor bisa, dikonsumsi daerah lain juga bisa,” akunya.

Aster Kasad Mayjen Bhakti Agus Fadjari mengucapkan terima kasih kepada petani di Merauke. TNI sudah menjalankan progres dan tugasnya sesuai harapan bersama kementrian pertanian dan lintas kementrian juga mendukung segi infrastruktur. Sekaligus menjawab keinginan pemda swasembada pangan.

“Petani, pahlawan kita semua. Sebagian besar daerah tidak bisa digunakan produksi padi. Padahal kebanyakan orang Indonesia makan nasi. Disini berlimpah beras, kita wajib bersyukur. Seperti nama kampungnya, Kampung Sumber Harapan, yang berarti sumber harapan hidup bagi kita semua,” ucapnya.

Dikesempatan yang sama, Wakil Bupati Merauke, Sularso,SE mengatakan ada beberapa langkah kebijakan yang dilakukan Pemda melihat potensi produksi beras petani. Dengan mengawali ekspor 70 ton beras ke PNG untuk bantuan kemanusiaan.

Kepala dinas TPHP Merauke, Edy Santosa menyampaikan Terima kasih kepada para babinsa yang sudah setia menemani para petani dan selalu hadir membantu setiap musim tanam.

“Saya juga ucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Aster Kasad yang sudah tiba disini dalam rangka peningkatan beras Merauke, memperluas lahan pertanian dan lahan baru ini juga sudah dilengkapi dengan saluran saluran air,” ujarnya.

Beber Edy, petani masih membutuhkan pendampingan babinsa dalam operasionalnya. Total realisasi luas tanam hingga 2019 ini kurang lebih 59.000 Ha.

Pemilik ulayat, Rio Martinus Basik-Basik mengungkapkan rasa syukurnya karena masyarakat lokal Papua bersama petani eks-trans (pendatang) menyatu dalam menghasilkan beras terbaik.

“Kami pribumi, saya dan anak tidak bisa mengandalkan makan sagu saja. Terus terang, Saya mengalami hal ini. Saya harus seperti saudara-saudara yang sudah mengajak Saya menghasilkan beras,” lugasnya.

Usai menanam padi, Aster dan wakil Bupati Merauke menyerahkan bantuan dua unit traktor roda empat kepada pemilik ulayat dari kampung sumber harapan, tanah miring dan kampung kaliki, Kurik.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Timwas Cetak Sawah, Suad Brigjen TNI Sutjipto, Anggota Timwas Cetak Sawah Suad, Kolonel Cba Aswanto, Aster Kasdam XVII/Cendrawasih, Kolonel Inf Andi Prihantono, para Kasi Korem 174/ATW, Dirjen Sarana Prasarana Pertanian dari Kementrian Pertanian, Hamit Sangaji, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Prov Papua, Ir. Samuel Siriwa Msi, Dandim 1707/Merauke, Letkol Inf Eka Ganta Candra, S.I.P, anggota DPR Papua, Susi Susanti Sularso, dan tamu undangan. (Hidayatillah)

Advertisements

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *