Irjen Pol Basaria Panjaitan:
Forum Jurnalis Perempuan Indonesia Sahabat KPK

JAKARTA | AcehNews. Net – Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) akan menjadi sahabat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hal ini ditegaskan Wakil Ketua KPK, Irjen Pol (Purn) Basaria Panjaitan saat menghadiri Sarasehan dan Kongres Jurnalis Perempuan Indonesia pertama, di Gedung Dewan Pers, Jakarta, pada Jumat (16/11/2018) lalu.

“Saya berharap Forum Jurnalis Perempuan Indonesia di tujuh provinsi yang ada, bisa menjadi ujung tombak KPK dalam pemberantasan dan pencegahan korupsi. KPK akan menjadikan FJPI sebagai sahabat di dalam membatu menanamkan nilai-nilai kejujuran di tengah masyarakat,” kata Basariah.

kegiatan yang digelarkan dengan tema “Jurnalis Perempuan Melawan Korupsi dan Fake News” juga dihadiri Ketua pembina Dewan Pers yang juga Ketua Dewan Pembina FJPI, Prof. Dr. Bagir Mana, pembicara lainnya, Uni Lubis (Pemimpin Redaksi IDN Times), Ramdeswati Pohan (Ketum FJPI), Yosep Adi Prasetyo (Ketua Dewan Pers) dan Ratna Komala (anggota Dewan Pers).

Dalam menjalankan fungsinya pencegahan korupsi, KPK kata Basaria, melibatkan lembaga, organisasi bahkan perorangan tang menjadi mitra KPK. Dan FJPI menurutnya salah satu yang menjadi mitra potensi KPK karena anggotanya adalah perempuan.

“Saya percaya Jurnalis Perempuan memiliki integritas yang luar biasa. Saya menginginkan orang-orang di forum ini menjadi ujung tombak bagaimana bersama-sama KPK melawan korupsi. Saya mempunyai pemikiran melibatkan FJPI sebagai sahabat KPK, sebab menurut saya jauh lebih cepat pemberantasan korupsi dilakukan, tentu itu semua harus dimulai dari diri sendiri,” kata Basaria.

Perempuan berdarah Batak ini mengatakan,
Akan mengkoloaborasi kegiatan KPK dengan FJPI. Dimana, dari sekian banyak program KPK ada program khusus perempuan yakni Saya Perempuan Anti Korupsi (SPAK).

“Lewat peranan FJPI, kita ingin memaksimalkan program SPAK. Program strategis ini sangat diyakini bisa membantu meminimalisir perilaku korupsi,” tegas Basaria lagi.

Mengenai penanganan kasus korupsi di KPK, sebut Basaria, 80% adalah kasus suap yang berkaitan dengan perizinan dan mendapatkan proyek. Untuk itu, Wakil Ketua KPK mengajak FJPI bekerjasama membantu KPK melakukan pencegahan dan pemberantasan Korupsi.

Sementara itu, Ketua Pembina Dewan Pers Prof Dr Bagir Manan dalam arahannya menyinggung tentang bagaimana jurnalis mendorong menghindari berita-berita bohong (fake news) dan memberantasnya dengan menyebarkan berita yang berdasarkan pada fakta dan berimbang.

Sedangkan mengenai kasus korupsi, Bagir Manan mengatakan, kasus korupsi di Indonesia, pelaku sudah seperti tidak ada rasa takut sama sekali. Dan menurutnya ada fenomena ditengah masayarakat sekarang ini yang menjadi pertanyaan besar dan harus dijawab KPK.

“Menjadi pertanyaan, apakah pemberantasan korupsi di tanah air karena hukum atau politik?” demikian kata Bagir Manan. Saniah LS)

Advertisements

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com