Alat Canggih TNI-AL, Bantu Evakuasi Korban Tenggelam KM Sinar Bangun

MEDAN | AcehNews.Net – Memasuki hari kelima pencarian 184 orang korban hilang akibat tenggelamnya Kapal Motor (KM) Sinar Bangun, di perairan Danau Toba, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, pada senin lalu (18/6/2018).  Tim khusus Angkatan Laut yang tergabung dalam Basarnas, hari ini mulai mengoperasikan alat canggih yang bernama Multibinexoder,  alat ini mampu menyelam hingga kedalaman 600 meter.

Tim khusus milik TNI Angkatan Laut, pada Jumat pagi (22/6/2108), kembali diterjunkan untuk menyisir seluruh pinggiran Danau Toba. Selain itu tim evakuasi akan menelusuri titik kordinat yang diperkirakan tempat tenggelamnya Kapal Motor (KM) Sinar Bangun.

Letnan Kolonel Samsul Sitohang Sebagai Kordinator Sar Marinir (Wadenjaka) mengatakan, alat diturunkanm selain alat-alat apung seperti sea raider maupun perahu karet, kapal-kapal lain, yang kemudian bersama masyarakat, kemarin kedatangan alat cangih dari TNI Angkatan Laut, dari Dishidros, yang namanya Multibinexodres.

“Nah itu juga hari ini akan dioperasionalkan gunanya untuk mengetahui material-material apa saja yang ada di dasar danau ini, termasuk juga untuk mengetahui dimana untuk mengetahaui titik kapal itu berada,” jelasnya.

Pencarian untuk hari kelima ini diperluas hingga 15 kilometer, Kapal Motor kayu Sinar Bangun tenggelam di perairan Danau Toba, pada Senin lalu, sebanyak 184 orang dinyatakan hilang dan masih dalam pencarian, sedangkan tiga orang lainnya meninggal dunia. Sejauh ini tim Sar gabungan masih terus berupaya mencari para korban. (indah)

Advertisements

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com