Sindikat Narkoba di Aceh Manfaatkan Perempuan Sebagai Kurir 

AcehNews.net|BANDA ACEH –Sindikat narkoba di Aceh diduga sering memanfaatkan perempuan sebagai kurir. Perempuan mau melakoninya karena faktor  ekonomi, gaya hidup, dan atau alasan lainnya. Sementara para komplotan pengedar narkotika di Aceh menggunakan perempuan sebagai kurir atau pengedar  disinyalir untuk mengelabui petugas dilapangan.

Baru-baru ini, seorang kurir narkoba di Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh, perempuan berusia 27 tahun berinisial TI,  ditangkap polisi dan Badan Narkotikan Nasional Kabupaten (BNNK) Bireuen bersama empat pria lainnya, di rumahnya yang beralamat di Desa Uten Bunta, Kecamatan Peusangan, polisi bersama tim BNNK Bireuen berhasil menyita sabu seberat 2 ons.

Kepala Badan Narkotika Nasional Propinsi (BNNP) Aceh, Armensyah Thay mengatakan, kelompok sindikat yang disinyalir merupakan kelompok lama ini selain melibatkan laki-laki sebagai kurir juga melibatkan perempuan sebagai kurir dan pengedar narkoba.

“Memanfaatkan jasa perempuan atau pasangannya kini menjadi tren dikalangan sindikat pengedar narkoba di Aceh,” sebut Armensyah Thay kepada wartawan pada konferensi pers yang digelar Selasa sore (19/04/2016).

Masih dari keterangan Kepala BNNP Aceh, sedikitnya satu hingga dua persen dari kurir dan pengedar narkoba di Aceh adalah kaum perempuan. Meski demikian, kata Armensyah Thay, belum banyak terungkap, keterlibatan perempuan yang khususnya merupakan pasangan dari si pengedar atau bahkan bandar narkoba.

“Ada banyak alasan mengapa perempuan mau menjadi kurir atau pengedar narkoba di Aceh selain faktor ekonomi juga alasan kesetiaan membantu pasangannya untuk menjual dan mengedarkan barang haram tersebut,” jelas Armensyah Thay.

Armensyah Thay mengatakan, seorang ibu rumah tangga TI, ditangkap petugas BNN  saat akan bertransaksi narkoba. Belum diketahui jelas dari mana TI, mendapat pasokan narkoba jenis sabu. Apakah dari WH yang kini masih buron. BNNP Aceh sedang  menyelidiki kasus ini untuk mengetahui siapa sumber dan dari mana asal sabu ini  serta diedarkan dari jalur darat atau laut.

Diduga TI sebelumnya juga sudah menjadi kurir narkoba dari jaringan suaminya yang kini sudah mendekam di sebuah lembaga permasyarakatan di Provinsi Riau. (saniah ls)

Advertisements

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *