Masyarakat Kampung Bine, Asmat Tanam Gaharu Irian

MERAUKE | AcehNews.net – Balai Besar KSDA Papua bersama dengan Asosiasi Gaharu Indonesia (ASGARIN) melakukan penanaman Gaharu Irian (Gyrinops sp) bersama masyarakat Kampung Bine, Distrik Atsj, Asmat, Kamis (10/9/2020).

Kegiatan itu dalam rangkaian Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) tahun 2020 yang puncak perayaannya diadakan di Bontang, Kalimantan Timur.

Gaharu irian (Gyrinops sp) merupakan salah satu tumbuhan alam yang tumbuh baik di dataran rendah Kabupaten Asmat dan telah memberikan manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat Asmat sejak akhir 1990.

Status konservasi tumbuhan ini adalah appendix II CITES, dimana saat ini populasi di alamnya sudah mulai berkurang. Dalam rangka mempertahankan kelestarian populasinya di alam dan bersamaan dengan itu, untuk memastikan kesinambungan manfaat ekonomi bagi masyarakat maka diperlukan upayaupaya pengkayaan dengan melakukan penanaman kembali yang melibatkan masyarakat dan mitra pemegang izin pemanfaatan gaharu Irian.

Perwakilan ASGARIN, Azrul mengatakan, penanaman dilakukan oleh delapan kelompok masyarakat di Kampung Bine dengan jumlah bibit yang telah ditanam sebanyak 8.890 bibit dari total 50.000 bibit yang disiapkan.

“Selain di Kampung Bine, ada beberapa kampung yang akan melakukan penanaman diantaranya Kampung Sogoni, Kampung Yevuwage, Kampung Fos, Kampung Wowi, Kampung Amagon, dan Mapi dengan total bibit seluruhnya sebanyak 174.000 bibit, bebernya dalam rilis yang diterima AcehNews.net, Sabtu (12/9/2020).

Azrul berharap, melalui penanaman gaharu di kampung Bine akan menjadi investasi bagi masa depan anak-anak setempat guna mendapatkan pendidikan yang lebih baik.

Dikesempatan yang sama, Sekda Asmat, Bartholomeus Bokoropces, mengungkapkan, baru mengetahui niat baik itu.

Saya belum pernah dengar berita ini dan saya baru tau hari ini. Sesungguhnya ada niat baik yang sudah dilakukan dan saya salut,” lugasnya.

Bokoropces menyampaikan terima kasih kepada Balai Besar KSDA Papua yang telah bekerja sama dengan ASGARIN dan CV. Siraga-raga yang melakukan kegiatan penanaman gaharu. Sinergi terus dibangun sampai masyarakat dapat menikmati hasil atas kerja dan usaha yang telah dilakukan.

Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Balai Besar KSDA Papua, Edward Sembiring, menuturkan, BBKSDA menjadi mitra dari ASGARIN dan CV. Siraga-raga, dimana telah melakukan proses-proses ekonomi ditingkat tapak dengan melakukan pengambilan gaharu dari alam untuk bisa memberikan kehidupan.

“Kita sadar bahwa ini akan habis pada waktunya sehingga pemerintah melakukan himbauan kepada masyarakat untuk melakukan penanaman melalui dukungan dari ASGARIN. Harapannya, 10 tahun akan datang sudah bisa memberikan hasil dan manfaat atas niat baik ini. Tuhan akan memberkati segala usaha Ibu dan Bapak sekalian,” ucapnya.

Sambung Edward, gaharu yang ditanam semoga bertumbuh dengan baik dan memberikan kehidupan bagi masyarakat. Dengan demikian, tema HKAN 2020 yaitu “Negara Rimba Nusa” yang artinya Merawat Peradaban Menjaga Alam bisa terwujud.

Hadir dalam kegiatan tanam gaharu, Ketua Komisi B DPRD Asmat, BBKSDA Papua, Kepala Bidang KSDA Wilayah I BBKSDA Papua, Irwan Efendi, perwakilan dinas terkait, Komandan Pos TNI AL Asmat, Sekertaris Distrik Atsj, Babinsa, Babinkamtibmas, dan pemerintah Kampung Bine bersama masyarakat. (Hidayatillah)

Advertisements

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *