Kejam! Kelompok Kriminal Bersenjata OPM Tembak dan Mutilasi Warga Sipil

MERAUKE | AcehNews.net – Ketika masyarakat Papua dihadapkan oleh musibah Covid-19, Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata Organisasi Papua Merdeka (KKSB-OPM) dengan keji nya membunuh petugas kemanusiaan yang berasal dari Papua atas nama Ale Melik Bogau.

Dalam rilis yang diterima AcehNews.net dari Penerangan Korem 174/Anim Ti Waninggap (ATW), Ahad (31/5/2020), Ale Melik Bogau adalah Kepala Puskesmas Kampung Wandai bersama Heniko Somau, pegawai Dinas Kesehatan Kabupaten Intan Jaya dianiaya KKSB saat membawa obat-obatan untuk warga.

Kapendam XVII/Cenderawasih, Kolonel Cpl Eko Daryanto mengungkapkan, selang satu minggu kemudian kini KKSB OPM menebar teror kembali dengan menembak dan memutilasi petani kebun yang merupakan warga asli Papua, korban bernama Yunus Sani (40 tahun) pada Jum’at, 29 Mei 2020, di Kampung Megataga Distrik Wandai Kabupaten Intan Jaya.

Kejadian bermula ketika Pastur Gereja Mbegulo, Niko Wakey mengantar anaknya dari Enarotali saat kembali ke Kampung Mbegulo.

Ditengah perjalanan di Kampung Megataga, Distrik Wandai terdengar tembakan kurang lebih sebanyak delapan kali. Setelah bunyi tembakan reda KKSB OPM turun dari Kampung Magataga lalu menghampiri Niko Wakey, dengan menyampaikan telah membunuh korban Yunus Sani.

Setelah KKSB OPM pergi, Niko Wakey menghampiri korban Yunus Sani (40 tahun) yang telah di bungkus dengan karung oleh KKSB OPM.

Kapendam menuturkan, KKSB OPM seakan menebar virus mencabut nyawa warga asli Papua yang berada di bumi Papua.

“Ini sangat biadab, tidak benar. Apapun alasan mereka, tidak dibenarkan tindakan penembakan dan mutilasi warga sipil di Papua,” demikian tegasnya. (Hidayatillah)

Advertisements

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *