Jurnalis Aceh Gelar Doa Bersama untuk Sahabat Korban Tsunami

AcehNews.net|BANDA ACEH – Puluhan jurnalis Aceh dari berbagai media cetak, elektronik, dan online berkumpul di pelataran warung kopi Sekber (sekretariat bersama), Kamis malam (25/12/2015) lalu menggelar zikir dan doa bersama untuk mengenang kembali para wartawan yang jadi korban gempa dan tsunami 11 tahun lalu.

Pada acara malam renungan 11 tahun tsunami jurnalis Aceh, yang mengangkat tema “Mengenang Sahabat” itu dimulai usai shalat Magrib yang dipimpin oleh Tgk H Hafizi A Latif. Kemudian selesai shalat Isya berjamaah dilanjutkan dengan testimoni mengenang sahabat oleh tiga wartawan senior, yakni Nasir Nurdin, Ampuh Devayan, dan Bedu Husaini.

Selain itu, juga diberikan santunan kepada 11 anak yatim yang merupakan  anak-anak dari para wartawan. Sebelum acara mengenang sahabat berakhir, wartawan senior Ampuh Devayan, menyumbangkan sebuah puisi, berjudul “Mahaduka Rindu untuk Sahabat yang Dibalut Laut”.

Dalam acara yang sangat sederhana digelar oleh puluhan jurnalis itu, ditutup dengan satu syair Aceh dari Subur Dani (Serambi Indonesia). “Acara doa bersama ini kita gelar, untuk mengenang puluhan jurnalis Aceh yang jadi korban tsunami 11 tahun lalu,” kata Kordinator panitia, Salman Mardira.

Menurutnya, malam renungan untuk mengenang sahabat hampir rutin dilakukan wartawan di Banda Aceh. Apalagi mereka yang jadi korban dalam bencana besar itu, rata-rata kehilangan nyawanya saat melakukan tugas jurnalistiknya.

Salman menyebutkan, saat terjadi gempa bumi dan tsunami Aceh pada 26 Desember 2004 silam, ada sekitar 27 wartawan dari media cetak dan elektronik yang meninggal dunia. Acara zikir dan doa bersama yang selalu digelar setiap tahunnya ini, akan terus mendoakan serta mengenang para sahabat.

“Semoga sahabat-sahabat kita itu diluaskan kubur mereka, Amin,”tutup Salman. (agus)

 

Advertisements

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *