Jokowi Diminta Segera Menyelesaikan Permasalahan di Aceh

BANDA ACEH|AcehNews.Net – Mahasiswa di Aceh meminta kepada Presiden RI, Joko Widodo segera menyelesaikan semua permasalahan rakyat Aceh, mulai RPP Migas, infrastruktur, Implementasi Qanun KKR, dan hingga pengadilan HAM.

Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi BEM se-Unsyiah melakukan aksi unjuk rasa, di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Rabu (20/5/2015). Dalam aksi yang dijaga belasan pihak keamanan itu ditujukan kepada Presiden Jokowi  dan dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional.

Koordinator Aksi, Hashfi Hamdani kepada AcehNews.Net menjelaskan, aksi yang mereka lakukan hari ini, mempertanyakan kinerja Presiden Jokowi. Kata Hashfi, aksi yang dilakukan hari juga berangkat dari semangat kebangkitan nasional yang perlu dilihat dan dicerna kembali masalah-masalah yang dihadapi negara dan bangsa ini.

“Selama pemerintah era Jokowi masih banyak masalah terjadi, seperti fruktuasi harga BBM, depresiasi nilai tukar rupiah, pembangunan infrastruktur dan masalah kompleksitas hukum yang menjadi sorotan publik terhadap kebijakan Presiden Jokowi,” sebut Hashfi.

Menyangkut dengan infrastruktur di Aceh, Hashfi dan kawan-kawan menilai pembuatan rel kereta api di Aceh terkesan proyek bongkar pasang. Kemudian, pembangunan pembangkit listrik tenaga air, pembangkit listrik tenaga panas bumi (geothermal), hingga kini belum jelas realisasinya. Padahal update terakhir menurutnya,  Aceh sudah dapat bantuan dari Jerman sebesar Rp2 triliun untuk pembangunan geothermal.

Selanjutnya masalah lainnya yang terjadi di Aceh, persoalan kompleksitas hukum, mencakup persoalan pengesahan Rancangan Peraturan Pemerintah Minyak dan gas (RPP Migas), implementasi qanun KKR, dan masalah pengadilan HAM.

“RPP migas adalah representasi semangat MoU Helsinky. Soal qanun KKR, implementasi dari qanun tersebut masih dianggap tidak maksimal. Sehingga kami menilai tidak ada bentuk kongkrit dari penuntasan kasus-kasus HAM masa lalu,” katanya lagi.

Hashfi menambahkan, permasalahan yang terjadi di Aceh saat ini menurnya, pemerintah pusat, yang masih belum ada niat dalam menyelesaikan pelanggaran HAM di Aceh dan berbagai permalahan lainnya. “Untuk itu kami minta Jokowi segera menyelesaikan masalah yang terjadi di Aceh,” tutupnya.

Puluhan mahasiswa yang melakukan aksi didepan gedung DPRA di Banda Aceh akhirnya disambut Wakil Ketua DPRA, Irwan Djohan. Puluhan mahasiswa itupun menyampaikan segala aspirasi mereka yang diminta untuk disampaikan kepada Pemerintah Aceh dan Presiden Jokowi untuk segera menyelesaikan segal permasalahan tersebut. (agus)

Advertisements

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *