Perlu Perhatian Pemerintah Aceh,
Ini Tujuh Prioritas Mendesak di Aceh Tengah  

TAKENGON|AcehNews.Net – Bupati Aceh Tengah, Ir. H. Nasaruddin, MM mengusulkan tujuh prioritas mendesak yang harus dilakukan Pemerintah Aceh. Tujuh prioritas mendesak itu diusulkan ketika bertemu dengan Panitia Khusus (Pansus) IV DPRA, beberapa waktu lalu, 19 Mei 2015 di Ibukota Kabupaten Aceh Tengah, Takengon.

Prioritas tersebut diawali dengan penyelesaian Tanah Hak Pakai Nomor 1 seluas 122 hektare yang diharapkan sejalan dengan semangat otonomi daerah untuk di kelola oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah, terlebih di kawasan tersebut juga sudah dibangun beberapa instansi pemerintah, kampus Universitas Gajah Putih, rumah sakit serta sekolah.

“Terkait pengalihan Hak Pakai Nomor 1 seluas 122 hektare sudah diusulkan sejak 2005 lalu, tetapi hingga sekarang belum ada titik terang,” kata Nasaruddin, kepada AcehNews.net Kamis (21/5/2015).

Kemudian, Nasaruddin mengusulkan penegerian Universitas Gajah Putih yang sudah lama diperjuangkan untuk mendapat dukungan dari Pemerintah Aceh. Nasaruddin mencontohkan perubahan status Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Gajah Putih menjadi STAIN sebelumnya mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Aceh.

Selanjutnya, Nasaruddin mengharapkan adanya dukungan anggota DPRA untuk peralihan Lahan Kawasan Hutan menjadi Area Penggunaan Lain (APL). Dikatakan Nasaruddin 77 persen kawasan hutan saat ini masih mendominasi Kabupaten Aceh Tengah yang memiliki luas 455.404,13 hektare, sehingga hanya 23 persen APL Aceh Tengah.

Penambahan luas APL sudah diusulkan pemerintah Kabupaten Aceh Tengah kepada Kementerian Kehutanan menjadi 35 persen sehingga tersisa 65 persen untuk kawasan hutan.”Ini juga diperlukan dukungan Pemerintah Aceh untuk percepatan menambah luas APL Aceh Tengah,” ujar Nasaruddin.

Berikutnya, menurut Nasaruddin perlunya percepatan Jalan Aceh Tengah – Nagan Raya. Menurutnya jalan tersebut mendesak karena menghubungkan Aceh bagian Barat dengan Aceh  bagian Tengah bahkan Aceh bagian Utara.

Nasaruddin mengakui setiap tahun selalu ada alokasi dana untuk pembangunan jalan tersebut namun sangat minim. “Ada proyek pembangunannya, baik dari arah Nagan maupun dari Aceh Tengah, tapi realisasinya masih sangat lambat, paling tidak setiap tahun, 10 kilometer dari Aceh Tengah dan ada 10 kilometer dari Nagan Raya, pasti jalan tersebut cepat selesai,” usul Bupati Aceh Tengah, Nasaruddin.

Percepatan peningkatan Jalan Takengon- Bireuen juga menurut Nasaruddin menjadi masalah klasik dan prioritas mendesak yang hingga kini masih belum dapat terselesaikan dengan baik.

Berikutnya percepatan peningkatan Jalan Takengon-Angkup- Pameu-Geumpang-Jantho. Menurut Nasaruddin ruas jalan tersebut sudah menjadi program Pemerintah Aceh, namun realisasinya masih sangat rendah.

Terakhir, Nasaruddin mengharapkan hadirnya pemerintah provinsi dalam perawatan jalan-jalan berstatus jalan provinsi di Aceh Tengah yang selama ini dinilai masih relatif lemah.”Saya Usulkan agar UPTD Bina Marga Aceh di daerah agar diperkuat baik peralatan maupun operasional,” usulnya lagi.

Nasaruddin mengeluhkan penanganan pemeliharaan jalan provinsi di daerah seperti layanan emergensi, kalau di butuhkan baru hadir, padahal semestinya tidak demikian, ada atau tidak keluhan, pelayanan pemelihatan jalan harus rutin dilakukan.

Diantara Tim Pansus IV DPRA yang hadir adalah, Ketua Tim Adam Mukhlis, Bardan Sahidi, Ismaniar, Alaidin Abu Abbas, dan Iberamsyah. Sementara Ramadhana Lubis berhalangan hadir karena sakit.

Menanggapi masukkan prioritas dari Bupati, Bardan Sahidi mengungkapkan dukungannya, dan akan meminta Pemerintah Aceh untuk dapat menuntaskan tujuh prioritas yang harus dilakukan Pemerintah Aceh di Kabupaten Aceh Tengah, karena belum dilaksanakan sesuai dengan kewenangan Gubernur Aceh sebagai perwakilan pemerintah pusat di daerah.

“Bersama teman-teman dewan asal pemilihan Aceh Tengah dan Bener Meriah akan kami kawal program dan usulan ini, dalam setiap tahapan pembahasan dan penganggarannya,” kata Bardan beberapa waktu lalu di Aceh Tengah.

Sementara Adam Mukhlis menuturkan, usai melaksanakan Pansus LKPJ Gubernur nanti, pihaknya akan mengusulkan Pansus untuk menuntaskan ketujuh prioritas yang harus diperhatikan Pemerintah Aceh bagi Kabupaten Aceh Tengah sebagaimana diusulkan oleh Bupati Aceh Tengah.(saniah ls/*)

Advertisements

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *