BKKBN Aceh Gelar Gerakan Bersama Cegah Stunting di Simeulue, Ajak Keluarga dan Remaja

SINABANG | AcehNews. Net – Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Aceh menggelar kegiatan Gerakan Bersama dalam Pencegahan Stunting di Kabupaten Simeulue, dari 7 hingga 11 Desember 2020.

Kabupaten Simeulue termasuk salah satu kedua tertinggi kasus stunting di Aceh dengan refelensi sekitar 47 persen. Guna mengatasi tingginya angka stunting di daerah pulau terluar Aceh, BKKBN mengajak keluarga dan remaja mencegah stunting.

“Gerakan Bersama Cegah Stunting di Simelue menjadi salah satu upaya BKKBN Aceh dalam rangka menuntaskan angka stunting di Simeulue karena Simeulue menjadi salah satu 10 kabupaten/kota di Aceh yang menjadi lokus pencegahan stunting,” jelas Sahidal.

Pada kegiatan ikut serta kader dan anggota Kelompok BKB (Bina Keluarga Balita), BKR (Bina Keluarga Lansia) , dan PIK-R (Pusat Informasi Konseling Remaja).

Program 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), kata Sahidal, menjadi program untuk pencegahan stunting di keluarga yang sasarannya, ibu hamil, ibu batuta, dan ibu yang memiliki balita.

“Kita juga mengajak para remaja terlibat untuk bersama-sama cegah stunting dengan merencanakan perkawinan dengan sehat dan baik, dengan usia yang disarankan BKKBN yaitu, lelaki usia 25 tahun dan perempuan usia 21 tahun. Selain organ reproduksi pada wanita lebih sehat saat melahirkan juga calon ibu dan ayah siap mental dan fisik dalam mengarungi bahtera Rumah tangga,” jelas Sahidal, Jum’at (11/12/2020), di Sinabang.

Dalam kunjungan kerjanya ke Simeulue, ada berbagai kegiatan digelar dan juga melakukan kunjungan ke Kampung Keluarga Berkualitas (KB) dan bertemu dengan para penyuluh KB di sana. Untuk mengevaluasi sejauh mana program Bangga Kencana berjalan.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kabupaten Simeulue, Zulfadli Abidin mengatakan, pihaknya telah melakukan berbagai upaya sejak awal 2020, untuk menurunkan angka stunting. Pemkab Simeulue jata dia,
terus melakukan kolaborasi dan sinergisitas program dengan BKKBN Aceh.

“Pemkab Simelue secara terintegrasi bersama BKKBN Aceh melakukan pencegahan stungting di Simeulue dan diharapkan angka kasus stunting, gizi buruk, menurun,” kata Zulfadli.

Dalam kunjungan ke Simeulue, BKKBN Aceh juga menggelar forum group discussion (FGD) dengan jajaran pemerintah setempat guna menyamakan strategi dan persepsi dalam penanganan stunting di daerah tersebut. (Echi)

Advertisements

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *