Yuk, Kenal Lebih Dekat Anggrek Endemik Merauke

MERAUKE | AcehNews.net – Wilayah Selatan Papua yakni Merauke, Boven Digoel, Asmat dan Mappi adalah penyumbang anggrek terbanyak di Papua. Kok bisa?

Dari 30 ribuan spesies anggrek di dunia, Indonesia memiliki sekitar seperempat anggrek di dunia sebanyak enam ribuan spesies asli dan Papua menyumbang tiga ribuan spesies anggrek asli yang notabene dari bumi anim ha (Selatan Papua).

Demikian disampaikan pecinta anggrek yang juga pengurus Perhimpunan Anggrek Indonesia (PAI) Kabupaten Merauke, Alfred Mofu saat ditemui AcehNews.net di pekarangan anggreknya, beberapa waktu laku, Kamis (20/8/2020).

Dikatakan, salah satu spesies anggrek endemik Merauke dan sekitarnya pun jenis langka di dunia yaitu Acriopsis papuanum (anggrek bawang) yang hanya ada di Australia, Papua New Guinea, dan Indonesia (Merauke).

“Kita di Papua Selatan ini jenis anggrek yang ada cukup primadona. Merauke sendiri ada beberapa jenis seperti fernina dan kembarannya, nindii, kelinci, anggrek bawang. Saya cenderung melihat anggrek bawang aset Merauke karena di Indonesia hanya ada di Merauke, di dunia hanya tiga negara yakni Indonesia, Australia, dan PNG,” sebutnya.

Diakui Luar Negeri
Dia mengakui, anggrek endemik dendrobium dari Papua dipuji-puji oleh negara luar seharusnya Pemerintah Indonesia mulai berfikir untuk membudidayakan dan menyelamatkan.

Alfred menyayangkan adanya pengiriman anggrek Merauke ke luar yang belum diketahui apakah sah secara aturan. Selain itu, pembukaan lahan besar-besaran oleh perusahaan di Selatan Papua hanya menebang pohon saja dan membiarkan anggreknya.

“Sampai sekarang saya tidak tahu apakah perusahaan yang memanfaatkan hutan di sini ada MoU dengan pemerintah untuk penyelamatan anggrek. Ini sangat perlu,” ujar pemilik 50 lebih spesies anggrek endemik ini.

Tips Perawatannya
Alfred pun membagikan tips perawatan anggrek yang sangat mudah dilakukan oleh semua pecinta anggrek. Kata dia, cukup menyiram satu kali pada pagi atau sore hari, kemudian di hari kedua atau ketiga anggrek baru disiram air kembali.

Tumbuhan epifit ini tahan air dan tidak membutuhkan siraman air berlebihan. Bunganya yang aneka ragam dan sangat wangi (dendrobium johanis/anggrek yohanes) mekar di musim panas.

Jenis Angrek Merauke
Jika Anda pecinta angrek, tak salah mengenal angrek Merauke lebih dekat lago. Baik jenis dan cara perawatannya.

Ini beberapa jenis anggrek Merauke antara lain:

Dendrobium johanis. | Hidayatillah

– Dendrobium johanis adalah anggrek yohanes spesies endemik Papua yang memiliki aroma sangat harum. Bunganya berbentuk kriwil, berwarna coklat, dan kuning. Memiliki daun sedikit memanjang dan tebal.

Dendrobium smilliae.| Hidayatillah

– Dendrobium smilliae adalah anggrek nenas atau anggrek sikat, memiliki daun lemas, warna bunganya variasi karena ada berbagai jenis baik putih, ungu, dan lainnya.

Dendrobum antennatum. | Hidayatillah

– Dendrobum antennatum adalah anggrek kelinci, memiliki daun tebal, bunga berwarna putih berlidah corak ungu dan bentuknya telinga melingkar.

Spatoglosis plicata| Hidayatillah

– Spatoglosis plicata adalah anggrek tanah atau anggrek ungu besar memiliki tangkai bungai panjang yang keluar dari pangkal batang, daun berlipit dan bunganya berwarna merah muda ke ungu.

Angrek bawang. | Hidayatillah

– Anggrek bawang. Batang dan daunnya berbentuk seperti bawang.

Dendrobium Verninha. | Hidayatillah

– Dendrobium Verninha, anggrek yang memiliki daun tebal dan bunganya berwarna ungu coklat.

Dendrobium macrophyllum. | Hidayatillah

– Dendrobium macrophyllum, anggrek yang memiliki daun agak tebal dan batang gemuk. Bunganya berwarna kuning corak coklat.

Dendrobium rigidum. | Hidayatillah

– Dendrobium rigidum memiliki daun kecil dan tebal.

Bulbhophyllum baileyi.| Hidayatillah

– Bulbhophyllum baileyi adalah marga anggrek, anggota suku Orchidaceae.

Anggrek vanda.| Hidayatillah

– Anggrek vanda, bunga berwarna ungu dan variasi, memiliki daun tebal dan panjang. (Hidayatillah)

Advertisements

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *