Terkait Dugaan Kasus Korupsi Kemenag Aceh, Masih Tunggu BPK

BANDA ACEH | AcehNews.net – Terkait kasus dugaan korupsi yang terjadi di Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Aceh, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh hingga saat ini masih menunggu hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI perwakilan Aceh.

“Kita masih menunggu hasil audit dari BPK untuk menentukan berapa jumlah kerugian negara yang disebabkan,” ujar Kajati Aceh, Chaerul Amir didampingi Wakajati, Arief beserta para asisten dan kasi, Selasa laku (23/01/2018). 

Ia menjelaskan, untuk menentukan suatu perkara dapat ditingkatkan ke penuntutan atau ke pengadilan perlu berkoordinasi dengan instansi BPK selaku auditor yang mempunyai otoritas menentukan jumlah kerugian negara yang ditimbulkan.

“Koordinasi ini untuk menentukan angka pasti atas kerugian negara,” kata Kajati.

Dalam kasus korupsi perencanaan pembangunan gedung Kanwil Kemenag Aceh tersebut, Jaksa juga menetapkan dua tersangka yakni YD selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dam HS selaku Direktur Utama PT Supernova sebagai pihak rekanan. Penetapan itu atas bukti-bukti yang didapatkan oleh penyidik. 

“Perencanaan pembangunan Kantor Kanwil Kemenag Aceh tahun 2015 dengan nilai kontrak Rp1,1 milliar lebih dengan pagu anggaran Rp1,2 miliar yang bersumber APBN telah menyalahi aturan dan telah terjadi tindak pidana korupsi,” jelasnya. 

Sebelumnya, kasus tersebut ditanggapi Kejari Banda Aceh. Selanjutnya dialihkan ke Kejati Aceh mengingat ruang lingkup dan kesetaraan dalam penangganannya lebih luas. Kejati Aceh juga menyebutkan, pihaknya sudah memeriksa sejumlah saksi termasuk saksi ahli. Namun, belum ada penambahan tersangka.

“Sejumlah saksi sudah kita periksa penyidik, termasuk Kakanwil Kemenag Aceh, namun hingga saat ini belum ada penambahan tersangka,” pungkasnya. (hafiz) 

Advertisements

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com