Razia Saat Ramadhan, 135 Warga Lhoksukon Ditilang dengan Cara Unik

LHOKSUKON | AcehNews.net – Sebanyak 135 pelanggar lalulintas yang  terjaring razia, Senin (21/5/2018) di Jalan Medan-Banda Aceh (depan Terminal Lhoksukon), Kabupaten Aceh ditilang dengan cara unik oleh Satlantas Polres Aceh Utara, yang mengerahkan 35 personil.

Sebanyak tiga unit kendaraan roda 4 dan 84 kendaraan roda yang terjaring razia  ditila dengan cara disediakan kursi,  disuguhkan hiburan rakyat seperti marawis, disiapkan takjil,  diajak mendengarkan tausiah, dan bahkan diajak berbuka puasa bersama Kapolres Aceh Utara dan anggota dijajarannya.

“Ini merupakan hal yang unik dan baik, karena melihat selama ini banyak masyarakat pada bulan Ramadhan, melanggar aturan berlalulintas. Kami ingin menciptakan budaya malu, karena tindakan represif tidak selalu bisa merubah pola masyarakat untuk tertib berlalulintas,” jelas Kapolres Aceh Utara, AKBP Ian Rizkian Milyardin kepada wartawan di Lhoksukon.

Dari amatan AcehNewslnet, banyak dari masyarakat yang terkejut ketika diadakan pemeriksaan. Dan bagi yang tertib lalu linas, Kasatlantas dan jajaran langsung memberikan takjil berbuka puasa, kemudian pengendara diperbolehkan langsung melanjutkan perjalanan sebagai “reward”.

Namun bagi yang melanggar, diberi dua pilihan sebagai “punnishment”, mau ditilang dan lanjutkan perjalanan atau duduk sejenak untuk mendengarkan marawis dan tausiah dari ustad, serta berbuka puasa bersama Kapolres. Ternyata hampir seluruh pelanggar memilih untuk duduk dan mendengar tausiah dan berbuka bersama bapak Kapolres.

“Ya awalnya saya terkejut, kok puasa-puasa menjelang berbuka puasa ada razia, namun setelah dijelaskan saya malah menjadi malu, karena  polisi, bukanya menilang, malah saya diperlakukan seperti raja, dikasih makanan dan hiburan gratis,” ucap salah satu pelanggar, Mulyani (24).

Kegiatan ini merupakan pertama kalinya dilaksanakan di Kabupaten Aceh Utara, dan berhasil menyedot perhatian publik, dimana inovasi yang dibuat jajaran Satlantas Polres Aceh Utara tergolong unik dan kreatif, dan mampu menyentil para pelanggar dengan cara yang halus.

“Kami sangat berharap kedepan trus bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, dan mengajak masyarakat tertib berlalulintas,
karena menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain sangat dijunjung tinggi dalam ajaran agam Islam itu sendiri,” ucap Kasatlantas Polres Aceh Utara Iptu Sandy Titah Nugraga, SIK yang baru menjabat selama sebulan tersebut. (vanny)

 

Advertisements

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com