Satu Masih DPO,
Polisi Bekuk Penembak TNI di Aceh Utara

BANDA ACEH – Salah seoarang terduga anggota Din Minimi, bernama Teungku Plang, berhasil di tangkap polisi setelah terkena tembakan di kaki kanannya, Selasa (5/5/2015) di Desa Limpok, Darussalam, Aceh Besar, pagi tadi.

Pihak kepolisian berhasil mengamankan barang bukti berupa pistol jenis FN serta 7 butir peluru, 3 butir peluru AK dan satu sepeda motor. Senjata api tersebut dipastikan oleh Pangdam Iskandar Muda Mayjen Agus Kriswanto, adalah milik TNI yang dibunuh beberapa waktu lalu di Aceh Utara.

Senjata laras pendek yang diduga milik anggota TNI yang tewas ditembak di Aceh Utara beberapa waktu lalu|Zuhari Noviandi

Senjata laras pendek yang diduga milik anggota TNI yang tewas ditembak di Aceh Utara beberapa waktu lalu|Zuhari Noviandi

Kedua tersangka diduga kuat sebagai bagian dari eksekutor dua intel Kodim 0103 Aceh Utara yang diculik pada 23 Maret lalu dan ditemukan tewas pada esok harinya.

Kapolda Aceh, Irjen Pol Husein Hamidi,  mengatakan, pengejaran ke kawasan Limpok dilakukan untuk memburu dua pelaku, namun hanya Teungku Plang yang berhasil ditangkap, sedangkan Komeng yang kabur masih dalam pengejaran.

“Tadi malam kita mendapat informasi dari masyarakat ada anggota Din Minimi yang berada di kawasan Banda Aceh. Setelah itu kita mengerahkan pasukan untuk melakukan penyergapan. Pelaku sempat berlari hingga ke kawasan Limpok (Aceh Besar) hingga akhirnya satu pelaku berhasil kita ringkus,” kata Irjen Pol Husein Hamidi.

Sebelumnya sejumlah tersangka, anggota Din Minimi juga telah ditangkap oleh polisi. Satu pelaku yang ditangkap ini, mengurangi jumlah anggota Din Minimi. Menurut keterangan polisi 19 orang masih menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO).

Lanjut Kapolda Aceh, hingga kini polisi dan TNI masih melakukan pengejaran terhadap Komeng. Husein Hamidi, juga meminta agar masyarakat yang melihat seseorang yang sedang terkena tembakan harap melapor kepada aparat keamanan setempat. (zuhri)

Advertisements

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *