Dominan Kasus Narkoba
Napi Kabur Tidak Ada Kaitan dengan Pembakaran Lapas Januari Lalu

BANDA ACEH | AcehNews. Net – Kepala Kepolisian Daerah (Polda) Aceh, Irjen Pol Rio Septianda Djambak, membantah bahwa aksi pelarian 113 Napi dari Lapas Klas II A Banda Aceh di Lambaro, Aceh Besar beberapa hari lalu, tidak ada hubungannya dengan aksi pembakaran lapas yang pernah terjadi pada Januari 2018 lalu.

“Tidak ada hubungannya,jauh itu, jauh sekali. Ya jangan dihubung-hubungkan yang sudah lalu,” kata Irjen Pol Rio Septianda Djambak kepada awak media di Banda Aceh.

Menurut Kapolda, warga binaan yang melarikan diri ini adalah dominan kasus narkoba. Mereka juga merupakan pindahan UPT dari kabupaten lainnya.

“Mungkin dulunya sebelum dipindahkan di sana, karena rawan atau berniat ingin melarikan diri. Makanya mereka dipindahkan ke sini,” katanya lagi.

Motif dari kejadian ini, kata Kapolda masih sedang didalami. Menurut Kapolda ini merupakan suatu tindakan dari warga binaan yang berupaya untuk melarikan diri. Setelah polisi ke TKP melihat langsung kerusakan yang dibuat para Napi yang berusaha untuk melarikan diri.

Dari 113 yang melarikan diri hingga pagi ini telah berhasil diamankan 29 warga binaan. Sisanya, masih terus dilakukan pengejaran.

“Pada kesempatan ini saya selaku Kapolda Aceh dan jajaran berharap para warga binaan yang melarikan diri, segera menyerahkan diri. Saya minta 3×24 jam sudah menyerahkan diri. Berharap ini bisa berlangsung dengan baik. Kepada keluarga warga binaan atau saudara untuk bisa diantarakan kepada kami,” imbau Irjen Pol Rio Septianda Djambak.

Kapolda berharap, penangkapan ini tidak berlanjut terus di dalam pengejaran. Karena tidak akan baik efeknya nanti dan harus disadari Napi, cepat atau lambat akan diamankan.

Pasca kaburnya napi di LP Klas II Banda Aceh yang berlokasi di Lambaro, Aceh Besar yang terjadi pada Kamis lalu (29/11/2018), sekira pukul 18.00 WIB dengan cara membobol LP tersebut, kini sudah 29 Napi berhasil diamankan pihak kepolisian setempat.

Kabid Humas Polda Aceh, AKBP Ery Apriyono, SIK, M.Si menjelaskan situasi terkini dalam siaran persnya Jum’at beberapa waktu lalu, (30/11/2018) malam, hingga informasi disampaikan,situasi di LP tersebut masih dalam keadaan aman dan terkendali.

Ke-29 Napi yang berhasil diamankan kembali merupakan Napi dari berbagai kasus kejahatan. (Hafiz/Saniah LS)

Advertisements

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com