Hidupkan Syiar Islam, Majelis Adat Gelar Lomba Dalail Khairat  

BANDA ACEH – Dalam rangka menghidupkan syiar Islam dan memeriahkan HUT Kota Banda Aceh ke -810, Majelis Adat Aceh (MAA) Banda Aceh menggelar lomba Dalail Khairat Aceh di Masjid Gampong Lam Ara, Banda Raya, 8 hingga 10 Mei 2015.

Lomba dalail khairat bertema “Dengan Momentum HUT Kota Banda Aceh ke-810, Kita Budayakan Dalail Khairat Aceh Sebagai Salah Satu Khasanah Islami” ini, berlangsung selama tiga malam.

Kepala Sekretariat MAA Banda Aceh, Rahmat Saiful Bahri kepada AcehNews.net di Banda Aceh, Sabtu (9/5/2015) mengatakan, ajang ini diikuti oleh sembilan tim dari sembilan kecamatan se-Banda Aceh. Tujuannya untuk menghidupkan syiar islam dan kearifan lokal Aceh khususnya di Banda Aceh.

Asisten Keistimewaan, Ekonomi dan Pembangunan Setdako Banda Aceh, Ir Gusmeri MT saat membuka acara Jumat (8/5/2015) lalu, mewakili Walikota Banda Aceh mengatakan, Dalail Khairat adalah salah satu cara masyarakat Banda Aceh untuk menunjukkan budaya dan menjadi bagian syiar agama.

“Adat ini menjadi bukti bahwa adat Aceh memiliki akar dan struktur yang kuat, yakni kultur yang berpegang teguh dengan nilai-nilai Islam dan budaya islami. Di tengah hiruk pikuk era globalisasi ini, Dalail Khairat menjadi penenang, yang menghilangkan kebingungan dalam hati kita,” katanya.

Pemerintah Kota Banda Aceh berharap kegiatan ini menjadi salah satu bagian penting dalam upaya merawat dan melestarikan budaya .Mudah-mudahan kegiatan ini kata Gusmeri, semakin menebalkan wujud Kota Madani di Banda Aceh, dan hendaknya bisa terus menjadi agenda dalam kalender kegiatan MAA Banda Aceh.

Bagi para generasi muda dan remaja, dia berharap, dalail khairat merupakan salah satu filter pencegah masuknya budaya asing ditengah derasnya arus globalisasi. “Di dalam syair dalail khairat itu sendiri terkandung tiga hal positif yakni Asmaul Husna, Shalawat dan Doa,” katanya lagi.

Dalail khairat juga dapat dijadikan sebagai sarana untuk mempelajari nilai-nilai yang terkandung dalam dalail. “Meskipun bertajuk perlombaan, semoga dalail khairat yang akan disenandungkan dapat membekas dalam sikap dan perbuatan kita sehari-hari,” katanya lagi.

Penampilan pertama dalail khairat yang dibawakan oleh utusan dari Kecamatan Jaya Baru “Al-Kautsar”, turut disaksikan oleh anggota DPRK Banda Aceh, Irwansyah ST, Ketua MAA, Sanusi Husen, Camat Banda Raya, Saiful Azhar, dan Keuchik Lam Ara, Mulyadi serta sejumlah tamu undangan lainnya. (zoel m)

Advertisements

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *