Gajah Mati Ditemukan Tanpa Kepala di Aceh Barat

BANDA ACEH – Bangkai gajah jantan dewasa berusia sekira 25 tahun ditemukan mati mengenaskan dengan kondisi tubuh tanpa kepala dan kedua gadingnya telah hilang oleh warga Gampong (desa) Kareung Hampa, Kecamatan Woyla Barat, Kabupaten Aceh Barat, 13 April 2015.

Kepala Ranger Purba, Aceh Jaya, Muktaruddin, mengaku pihaknya baru mengetahui informasi itu dari warga pada pukul 17.00 WIB dan kemudian langsung menuju ke lokasi. Muktaruddin  menemukan bangkai gajah berjenis kelamin jantan dewasa dengan kondisi mengenaskan.

“Selain bangkai yang telah membusuk itu ditemukan tanpa kepala dengan gading yang sudah hilang. Kami juga menemukan bekas lubang peluru ditubuh gajah tersebut,”papar Muktaruddin kepada wartawan Selasa (14/4/2015) di Banda Aceh.

Kepala Ranger Purba, Aceh Jaya ini mengutuk keras tindakan pembunuhan gajah tersebut yang menurutnya dilakukan oleh orang yang tidak bertanggungjawab. “Kami prakirakan sudah mati empat hari yang lalu. Bangkainya ditemukan di luar perkebunan PT. ANS,”paparnya lagi.

Menurut cerita Muktaruddin,  PT. ANS sudah sejak lama meminta ranger untuk menggiring gajah dari sekitar perkebunan, agar kebun tidak terganggu dan habitat gajah terjaga. Namun Muktaruddin tidak bisa melakukan apa-apa karena keterbatasan ranger.

Kepala BKSDA Aceh, Genman Suhefti Hasibuan yang dikonfirmasi wartawan mengatakan, pihaknya sudah membentuk tim diantaranya, satu dokter hewan, tiga mahot (pawang gajah) dan dua polisi hutan, untuk melakukan otopsi serta penyelidikan kematian gajah jantan dewasa tersebut.

“Kami belum bisa memastikan penyebab matinya gajah jantan dewasa di Kareung Hampa. Motif kematian gajah akan diketahui setelah dilakukan penyelidikan dan otopsi. Dugaan sementara kami ada kemungkinan besar gajah sengaja dibunuh, karena gadingnya hilang,” jelas Genman.

BKSDA Aceh setelah mendapatkan informasi penemuan bangkai gajah jantan dewasa di Gampong Kareung Hampa,  Kecamatan Woyla Barat, Kabupaten Aceh Barat, 13 April 2015,

langsung membentuk tim terjun ke lokasi, guna melakukan investigasi. (agus)

Advertisements

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *