Cegah Klaster Covid-19 di Pondok Pesantren Hidayatullah, Kodim 1707/Merauke Berbagi Masker

MERAUKE | AcehNews.net – Ustadz dan santri Pondok Pesantren Hidayatullah Merauke, Papua menyambut hangat kunjungan Komandan Kodim 1707/Merauke, Letnan Kolonel Czi Muh Rois Edy Susilo beserta jajarannya melaksanakan aksi peduli berbagi masker dalam rangka mencegah klaster baru penyebaran Covid-19, Senin (8/2/2021).

“Saya mohon doa restunya dalam melaksanakan tugas sebagai Dandim. Menjalankan amanah negara. Sekaligus saya membagikan masker di pondok, setiap kegiatan tolong pakai masker karena perkembangan Covid-19 masih meningkat,” tutur Dandim 1707/Merauke, Letkol Czi Muh Rois Edy Susilo mengawali percakapan bersama pengurus yayasan.

Dikesempatan itu, Sekretaris Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Merauke, Ustadz Supriadi mengungkapkan rasa syukur atas kunjungan dan aksi peduli berbagi masker oleh orang nomor satu di jajaran Kodim 1707/Merauke yang baru menjabat sejak 2 Februari 2021.

“Kami berterima kasih dan turut mendo’akan. Semoga Allah Subhanahu Wata’ala menjaga, memberikan kesehatan dan pelajaran serta melancarkan langkah Bapak dandim dalam menjalankan tugasnya,” ucap Ustadz asal Lombok Timur yang sudah lama mengabdi di tanah Papua.

Dikatakan, Pondok Pesantren Hidayatullah Merauke memiliki santriwan-santriwati sebanyak 185 orang dan pengurus sebanyak 20 orang yang selalu menerapkan protokol kesehatan pencegahan Coronavirus Desease sejak pandemi.

“Kami sangat terbantu atas pemberian masker ini. Apalagi untuk keluar masuk di pondok pesantren Hidayatullah aturannya sangat ketat dan terkontrol, wajib memakai masker,” ungkap Ustadz Supriadi kepada AcehNews.net disela-sela menerima kunjungan Fandim dan Babinsa.

Dia menjelaskan, selama ini yayasan pondok pesantren selalu menyiapkan masker bagi para santri. Namun karena jumlah santri yang sedang mengenyam pendidikan pesantren modern itu cukup banyak tentu membutuhkan stok masker yang cukup. Terutama ketika ada kegiatan di luar, semua santri dan ustadz ditekankan menjaga jarak, memakai masker, dan mencuci tangan.

Kepada media ini, Dandim 1707/Merauke mengatakan, dipilihnya Pondok Pesantren Hidayatullah sebagai salah satu titik sasaran sosialisasi penegakan protokol kesehatan karena jumlah santrinya mencapai ratusan sehingga dikawatirkan menjadi klaster baru dalam penyebaran Covid-19.

“Kita memilih Pondok Pesantren Hidayatullah karena ada sekitar 185 santri. Takutnya menjadi klaster baru sehingga kita memberikan masker disini. Mudah-mudahan kita bisa terhindar dari terbentuknya klaster baru,” lugasnya.

Dandim menjelaskan, ketika ada kerumunan dan saling bersentuhan dalam jumlah lebih dari 50 orang bahkan 100 orang tentu harus menghindari terjadinya klaster baru Covid-19. Menurutnya, sepanjang perjalanan yang dilalui kini terlihat masyarakat Merauke mulai sadar menggunakan masker.

Selama sepekan mulai 2 hingga 8 Februari 2021, Kodim 1707/Merauke bersama instansi terkait yakni TNI-Polri melaksanakan operasi pendisiplinan protokol kesehatan pencegahan covid-19 selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang diintruksikan oleh panglima TNI telah berdampak baik. Masyarakat terus diimbau mematuhi 4M yaitu Menjaga jarak, Mencuci tangan, Memakai masker, dan Menjauhi kerumunan.

“Dengan adanya kita peduli menekan penyebaran Covid-19 ternyata berefek bagus. Disepanjang jalan terlihat, masyarakat sudah mulai sadar saat kegiatan di luar rumah memakai masker,” beber Dandim.

Letkol Czi Muh Rois Edy Susilo menambahkan, dalam sehari telah dibagikan masker sebanyak 500 lembar. Sebanyak 400 lembar masker untuk pesantren Hidayatullah dan 100 lembar masker diberikan kepada masyarakat disepanjang jalan yang tidak mengenakan masker dan di sekitar Libra.

Turut hadir memberikan himbauan dan membagikan masker, Danramil 1707-05/Kota Mayor Arm Budi Saputra, Pasi Ops Kodim 1707/Merauke Kapten Inf Arman Tanjung dan para Babinsa Koramil 1707-05/Kota. (Hidayatillah)

Advertisements

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *